Malraterkini.com.- Sebanyak 14.810 anggota sidi baru Gereja Protestan Maluku (GPM) resmi diteguhkan pada Minggu, 29 Maret 2026. Momentum sakral ini berlangsung serentak di wilayah pelayanan Maluku dan Maluku Utara, serta disambut dengan penuh sukacita oleh umat dan berbagai elemen masyarakat.

Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota sidi baru yang telah diteguhkan sebagai bagian dari persekutuan gereja.
Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa peneguhan sidi bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan tonggak penting dalam perjalanan iman setiap orang percaya. Ia berharap para anggota sidi baru dapat terus bertumbuh dalam iman, menjaga nilai-nilai kasih, serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kiranya momentum ini menjadi awal yang baik untuk terus hidup dalam terang Kristus, serta menghadirkan damai dan kasih di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat,” ungkapnya.
Peneguhan anggota sidi baru tahun ini mengangkat tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari 2 Korintus 5:17. Tema tersebut mengandung makna mendalam tentang pembaruan hidup melalui iman kepada Kristus, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Prosesi peneguhan berlangsung khidmat, diikuti oleh puluhan ribu peserta yang sebelumnya telah melalui proses katekisasi dan pembinaan iman. Suasana haru dan sukacita tampak menyelimuti jalannya ibadah, yang juga dihadiri oleh keluarga serta jemaat.
Melalui momentum ini, diharapkan para anggota sidi baru dapat menjadi generasi gereja yang kuat, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sosial dan spiritual di Maluku dan Maluku Utara. (RB)
