Wakil Bupati Maluku Tenggara, Carlos Viali Rahantoknam saat membawa sambutan Penutupan retret bagi ASN Eselon II dan III lingkup Pemerintah Kabupaten Malra di Batalyon 735 Nawasena Ibra. (foto;istimewa)
Malraterkini.com.- Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun mengharapkan ASN harus mampu menjadi teladan dalam menjaga harmoni sosial serta menguatkan cinta tanah air. Hal ini disampaikan Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Carlos Viali Rahantoknam saat menutup retret bagi ASN Eselon II dan III lingkup Pemerintah Kabupaten Malra di Batalyon 735 Nawasena Ibra, belum lama ini.
Menurut Bupati, selama menerima materi dan pembinaan retret maka selain wawasan kebangsaan, penting pula semangat bela negaraterus ditanamkan dalam diri setiap pejabat.
“Bela negara bukan hanya tugas TNI atau Polri, tetapi juga kewajiban seluruh warga negara, terutama kita yang mendapat amanah sebagai penyelenggara pemerintahan,” tandas Bupati.
Bupati menegaskan,bela negara diwujudkan melalui disiplin, loyalitas terhadap tugas, kesiapsiagaan menghadapi tantangan global, serta kesungguhan bekerja demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati mengaku kerja sama dengan Kodim 1503 dan Batalyon Infanteri 735 Nawasena Ibra dalam retret ini merupakan bentuk sinergi positif antara pemerintah daerah dan unsur TNI.
“Saya berharap interaksi dan materi yang diberikan oleh para instruktur dapat memperkaya pola pikir kepemimpinan kita yang lebih disiplin, lebih tegas, namun tetap humanis dalam melayani,” harap Bupati.
Selain itu, nilai-nilai militer seperti ketangguhan, kebersamaan, dan komitmen merupakan modal penting bagi pejabat sipil dalam menghadapi dinamika pekerjaan.
Bupati mengingatkan para pejabat sipil itu tentang tantangan pembangunan daerah, termasuk masalah kemiskinan, kualitas SDM, dan pemerataan pelayanan.
“Para pejabat eselon II dan III memegang posisi strategis dalam menentukan arah kebijakan. Karena itu, retret ini menjadi wadah untuk memperkuat karakter kepemimpinan agar mampu bekerja lebih profesional, inovatif, dan adaptif,” ingatnya.
Sebab itu, kata Bupati, ASN diharapkan meninggalkan cara kerja lama yang tidak efektif dan menggantikannya dengan pendekatan yang lebih cepat, tepat, dan akuntabel. Ia mengajak peserta retret untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan mempererat kekompakan dan solidaritas.
“Kita bukan bekerja sendiri-sendiri, tetapi merupakan satu tim yang memikul tanggung jawab besar untuk membawa Kabupaten Maluku Tenggara menuju perubahan yang lebih baik,” pesannya Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku itu. (JF)
