Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun.(foto: istimewa)
Malraterkini.com.- Tinggal selangkah lagi, impian warga Desa Letman Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara dapat terwujud. Puluhan tahun lamanya, desa di pinggiran Kota Langgur, ibukota Kabupaten Maluku Tenggara itu dapat menikmati air bersih.
Pelayanan air bersih itu dapat terlihat dengan adanya kunjungan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun untuk meninjau langsung progres pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Ohoi (desa) Letman, Sabtu 10 Januari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya agar proyek air bersih yang telah lama dinantikan warga segera difungsikan, meski masih menghadapi sejumlah kendala teknis.
Bupati mengakui, air bersih yang direncanakan mengalir pada hari peninjauan belum dapat dioperasikan karena masih ditemukan kebocoran dan penyempurnaan teknis di beberapa titik jaringan pipa. Namun, ia memastikan distribusi air akan mulai berjalan dalam waktu sekitar sepekan.
“Puluhan tahun masyarakat mimpikan menikmati air bersih. Hari ini, kita hampir sampai, tetapi masih diuji. Ada pipa bocor dan hal-hal teknis lain yang harus diselesaikan. Saya minta masyarakat bersabar sedikit lagi,” ujar Thaher.
Menurut Bupati Thaher, pengoperasian SPAM Letman akan memberikan efisiensi besar terhadap pembiayaan daerah. Jika sebelumnya penggunaan pompa air memerlukan anggaran operasional hingga Rp2,1 miliar per tahun, maka setelah sistem gravitasi berjalan, biaya dapat ditekan hingga sekitar Rp500 juta per tahun.
Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak menunda penyelesaian proyek. Ia secara tegas meminta OPD terkait segera mencari solusi anggaran, termasuk melakukan pergeseran belanja, demi memastikan pelayanan dasar masyarakat tidak terhambat.
“Pelayanan masyarakat tidak boleh ditunda. Kalau memang harus geser anggaran, geser. Kalau harus menanggung utang, biarlah, yang penting rakyat dilayani,” tandasnya.
Orang nomor satu di Maluku Tenggara itu mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas SPAM yang telah dibangun. Ia menekankan agar tidak terjadi tindakan perusakan pipa akibat konflik antarwarga, sebagaimana pernah terjadi di beberapa wilayah lain di Kepulauan Kei.
“Kalau ada persoalan, mari duduk bicara baik-baik. Kepentingan umum jangan dirusak. Pipa ini dibangun dengan perjuangan bertahun-tahun,” ajaknya.
Bupati Thaher tidak sendiri dalam peninjauan itu turut hadir Irdam XV/Pattimura Brigjen TNI Muhammad Ali Al Habsyi, Pelaksana Tugas Sekda Maluku Tenggara Ahmad Dahlan Tamher, Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim, Danyonif 735/Nawasena Letkol Inf Hendy Hendra Cahyana, Penjabat Kepala Ohoi Letman Paulinus Andreas Ongirwalu, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, serta warga setempat.
Bupati berharap kehadiran SPAM dapat membawa keberkahan bagi Ohoi Letman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Mari kita jaga bersama. Doakan agar kampung ini diberkahi dan air bersih ini benar-benar membawa manfaat bagi semua,”tutupnya. (SAT)
