Malraterkini.com.- Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan dan secara resmi membuka pelaksanaan Sidang Ke-73 Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual, yang berlangsung di Madwaer, Minggu 8 Maret 2026.
Kehadiran Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terhadap peran gereja dalam memperkuat kehidupan spiritual serta mendorong pembangunan sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Viali Rahantoknam menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Klasis Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual yang selama ini terus berperan aktif menjaga nilai-nilai persaudaraan, kerukunan, dan kedamaian di daerah.
Ia berharap momentum Sidang Klasis ke-73 ini dapat menjadi wadah evaluasi pelayanan gereja sekaligus merumuskan berbagai program strategis yang dapat memberi kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Kei.
“Melalui sidang ini diharapkan lahir berbagai keputusan dan program pelayanan gereja yang semakin memperkuat iman umat, mempererat persaudaraan, serta mendukung pembangunan daerah,” ujar Rahantoknam.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara akan terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga-lembaga keagamaan dalam menjaga stabilitas sosial serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.
Sidang Ke-73 Klasis GPM Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual ini diikuti para pendeta, majelis jemaat, serta utusan dari berbagai jemaat di wilayah pelayanan klasis tersebut. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam mengevaluasi pelayanan gereja, menyusun program kerja, serta memperkuat persekutuan di lingkungan Gereja Protestan Maluku.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur Watubun, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Stepanus Laiyanan, Majelis Pekerja Harian Sinode GPM Pdt. S.I. Sapulete, S.Th, Danyon Brimob, Kapolsek Kei Kecil Barat, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Maluku Tenggara, para camat, para pendeta jemaat Klasis Kei Kecil dan Kota Tual, serta jemaat Klasis Madwaer.
Dengan dibukanya secara resmi sidang tersebut, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi gereja maupun masyarakat luas. (RB)
