Malraterkini.com.- Pemerintah Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, menggelar rapat evaluasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Ohoi (APBO) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan ini melibatkan 37 ohoi sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menekan angka stunting secara terstruktur dan berkelanjutan.

Rapat evaluasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Maluku Tenggara Nomor 400.7/3585 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting.
Melalui edaran tersebut, seluruh pemangku kepentingan di tingkat kecamatan hingga ohoi diinstruksikan memperkuat sinergi lintas sektor agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Camat Kei Besar, Titus Betaubun menegaskan bahwa kegiatan evaluasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan setiap tahapan program berjalan sesuai skema yang telah ditetapkan pemerintah.
“Evaluasi ini bertujuan agar seluruh proses percepatan penurunan stunting di ohoi dapat berjalan sesuai skema, terarah, dan terintegrasi,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (18/3/2025).
Ia menjelaskan, pendekatan konvergensi menjadi kunci utama dalam percepatan penurunan stunting, yang mencakup keterpaduan program lintas sektor mulai dari kesehatan, gizi, sanitasi, hingga pemberdayaan masyarakat di tingkat ohoi.
Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada komitmen bersama seluruh pihak, termasuk pemerintah ohoi, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, intervensi yang dilakukan diharapkan mampu menyasar keluarga berisiko stunting secara tepat.
Selain itu, Pemerintah Kecamatan Kei Besar juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran APB Ohoi secara efektif dan transparan, sehingga setiap kegiatan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka stunting.
Rapat ini juga menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus merumuskan solusi konkret guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan.
“Dengan langkah evaluatif dan penguatan pendekatan konvergensi, Pemerintah Kecamatan Kei Besar optimistis target percepatan penurunan stunting dapat tercapai, sejalan dengan program prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,”tutup Camat Titus Betaubun yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara itu. (RB)
