Malraterkini.com.- Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun optimis capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih pemerintah daerah selama ini dapat terus dipertahankan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menerima kunjungan Tim BPK RI Perwakilan Maluku di ruang kerjanya, belum lama ini.
Dalam pertemuan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam serta Plt. Sekda Kabupaten Malra Rasyid.
Tim BPK RI yang dipimpin oleh Pengendali Teknis Ayudya Dheny Arfiyanto bersama lima staf lainnya menyampaikan maksud kedatangan ke Kabupaten Maluku Tenggara, sekaligus mengharapkan dukungan penuh dan kerja sama aktif dari peerintah daerah selama proses pemeriksaan berlangsung.
Menanggapi hal tersebut, Muhamad Thaher Hanubun menyambut baik kunjungan tim BPK RI dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan tugas pemeriksaan.

Usai pertemuan dengan BPK RI perwakilan Kei, Bupati Thaher Hanubun menekankan pentingnya peran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung proses pemeriksaan, terutama dalam hal kehadiran dan kesiapan memberikan keterangan saat dibutuhkan.
Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat kebijakan Work From Home (WFH) pada hari Jumat, seluruh OPD tetap harus siap apabila diminta untuk berkoordinasi dengan tim BPK.
“Memang WFH itu hari Jumat, tetapi ketika dibutuhkan maka diharapkan kerja sama setiap OPD untuk siap dan bekerja sama dengan BPK RI,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan harapannya agar Maluku Tenggara dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih, yakni opini WTP sebanyak 10 kali berturut-turut.
“Tujuan akhirnya adalah bagaimana kita mempertahankan capaian WTP yang sudah 10 kali kita dapatkan,” pungkasnya.
Diketahui, kehadiran BPK RI Perwakilan Maluku di Kabupaten Maluku Tenggara akan berlangsung selama 32 hari, terhitung sejak 3 April hingga 3 Mei 2026. Pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2025. (RB)
