Malraterkini.com.- emerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan daerah melalui penguatan inovasi dan kolaborasi lintas wilayah.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, yang menghadiri Rapat Koordinasi Program Inovasi Fase 3. Kegiatan digelar oleh Pemerintah Provinsi Maluku di Santika Hotel Premiere, Ambon, Selasa (5/5/2026).

Kehadiran Wakil Bupati di Ambon membawa mandat langsung dari Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, untuk memastikan Kabupaten Maluku Tenggara tetap terlibat aktif dalam agenda strategis pembangunan daerah dan tidak tertinggal dalam arus perubahan yang terus berkembang.
“Iya, saya mewakili Pak Bupati untuk mengikuti pelaksanaan Program Inovasi Fase 3, termasuk rapat Komite Pengarah yang ketiga,” ujar Rahantoknam saat ditemui di kawasan Jalan Said Perintah, Senin (4/5/2026)
Menurut Rahantoknam, forum tersebut bukan sekadar agenda seremonial antar pemerintah, melainkan ruang strategis untuk memperkuat kerja sama, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ini bukan sekadar forum pertemuan seremonial. Kami melihatnya sebagai ruang penting untuk bertukar gagasan, memperkuat kerja sama, sekaligus mencari terobosan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di daerah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa inovasi kini menjadi kebutuhan mendasar dalam tata kelola pemerintahan. Inovasi, kata dia, bukan hanya soal mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaan fase ketiga ini, sejumlah daerah turut ambil bagian, di antaranya Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, dan Kabupaten Seram Bagian Barat.
Seluruh daerah peserta akan duduk bersama para mitra pembangunan untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.
Dengan nada optimistis, Rahantoknam berharap forum tersebut dapat melahirkan terobosan nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Kami berharap pertemuan ini mampu menghasilkan langkah nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat Maluku Tenggara,” pungkasnya.(RB)
