Malraterkini.com.- Komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam memajukan kualitas pendidikan mendapatkan pengakuan resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Bin Raudha Arif Hanoeboen, S.E., M.E., turut menerima penghargaan dalam pembukaan Rapat Koordinasi (RAKOR) Terpadu Program Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Santika Premiere Ambon, Senin 11 Mei 2026.

Penghargaan ini diberikan kepada 11 Kepala Dinas Pendidikan se-Maluku atas konsistensi dan dukungan nyata terhadap pelaksanaan program pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan selama tahun 2025. Maluku Tenggara menjadi satu dari sedikit kabupaten di wilayah Kepulauan Maluku yang terpilih menerima apresiasi prestisius ini.
Kegiatan yang berlangsung hingga 13 Mei 2026 ini dihadiri oleh seluruh kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, pejabat tinggi provinsi, serta para pemangku kepentingan pendidikan.
Selain menjadi ajang pemberian penghargaan, forum ini juga berfungsi sebagai wadah evaluasi capaian tahun lalu dan penyusunan strategi kerja pendidikan untuk tahun berjalan.
Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Maluku Eky Aristanto P. Punu, SE., MM. dalam sambutannya menyebutkan, keberhasilan program sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah.

Daerah yang menerima penghargaan dinilai telah mampu mengintegrasikan program pelatihan dan pembinaan guru ke dalam rencana kerja daerah, sehingga dampaknya langsung terasa pada peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanoeboen, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan. Ia menegaskan, capaian ini merupakan cerminan dari sinergi kuat antara pemerintah daerah dan seluruh tenaga pendidik di Kepulauan Kei.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kerja keras kita di daerah terlihat dan diakui. Kami akan jadikan ini pemicu semangat untuk lebih baik lagi. Ke depannya, kami akan terus berkolaborasi dengan BGTK Provinsi agar guru-guru kami semakin berkompeten dan siswa-siswi Maluku Tenggara mendapatkan pendidikan terbaik,” ujar Bin Raudha.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terjalin kesepahaman yang lebih baik antara pemerintah provinsi dan daerah dalam merancang kebijakan pendidikan yang inklusif dan merata. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai modal utama kemajuan Provinsi Maluku.(RB)
