Malraterkini.com.- Suasana penuh hikmat, sukacita, dan kebersamaan menyelimuti prosesi Pemberkatan serta Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja dan Pastoran St. Antonius de Padua, Stasi Semawi, Kecamatan Kei Kecil Timur, Jumat 29 Mei 2026.

Kegiatan keagamaan ini menjadi bukti nyata kokohnya kerukunan dan sinergi antara Pemerintah Daerah bersama umat beragama di Bumi Larvul Ngabal.
Hadir dalam acara Wakil Bupati Maluku Tenggara, Viali Rahantoknam, yang hadir mewakili Bupati Muhamad Thaher Hanubun.
Turut hadir dalam momen penting tersebut Uskup Keuskupan Amboina, Mgr. Seno Ngutra, Ketua DPRD Maluku Tenggara Stepanus Layanan, Anggota DPRD Malra, unsur Forkopimda, staf ahli, asisten Setda, pimpinan organisasi perangkat daerah, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan umat yang datang dengan penuh semangat dan harapan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Maluku Tenggara Viali Rahantoknam menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar mendirikan bangunan fisik semata.
Menurutnya, gereja yang akan dibangun ini kelak akan menjadi pusat pelayanan iman, wadah pembinaan moral, serta ruang pemersatu yang mempererat persaudaraan seluruh masyarakat di wilayah tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara senantiasa mendukung penuh pembangunan spiritual masyarakat, yang harus berjalan beriringan selaras dengan pembangunan fisik dan kemajuan daerah. Kehadiran Gereja St. Antonius de Padua ini nantinya diharapkan menjadi pusat pelayanan iman, sekaligus menjadi wadah kegiatan sosial yang membawa manfaat dan kebaikan bagi seluruh umat,” tegas Rahantoknam di hadapan para jemaat.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berjuang, bekerja keras, dan bergotong royong mewujudkan rencana pembangunan ini.
Penghargaan khusus disampaikan kepada Pastor Paroki, seluruh panitia pembangunan, serta masyarakat Ohoi Semawi yang telah bersatu hati mendukung terwujudnya rumah ibadah ini.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan masyarakat di sini adalah cerminan budaya luhur kita. Semoga semangat ini terus terjaga hingga pembangunan gereja dan pastoran ini rampung sepenuhnya,” tambahnya.
Pada puncak acara, prosesi pemberkatan dan doa dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Amboina, Mgr. Seno Ngutra. Dalam doanya, beliau memohon agar senantiasa tercurah berkat dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu sesuai rencana.
Dengan telah diletakkannya batu pertama ini, besar harapan seluruh masyarakat Ohoi Semawi dan sekitarnya agar kehadiran rumah ibadah baru ini nantinya dapat semakin memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menjaga kedamaian dan keharmonisan hidup umat beragama di Kabupaten Maluku Tenggara.
Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan kental dengan suasana kekeluargaan yang hangat.(RB)
