Malraterkini.com.- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tenggara, Freddy Abrahams, menekankan pentingnya peran petugas lapangan dalam menghasilkan data yang akurat dan berkualitas pada pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Hal tersebut disampaikan saat menutup kegiatan Pelatihan Luring Gelombang II Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Vilia, Langgur, pada Sabtu 13 Juni 2026.

Dalam arahannya, Freddy Abrahams menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pelatihan yang telah mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga hari terakhir. Menurutnya, semangat dan komitmen para petugas merupakan modal utama dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Maluku Tenggara.
“Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang akurat dan mutakhir untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional maupun daerah. Karena itu, petugas lapangan harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” ujarnya.
Freddy menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun 2026 memiliki perbedaan dibandingkan sensus sebelumnya. Jika pada tahun 2016 pendataan lebih berfokus pada pelaku usaha, maka pada tahun 2026 cakupan pendataan diperluas hingga mencakup seluruh lapangan usaha, termasuk sektor pertanian.
Menurutnya, perluasan cakupan tersebut akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan perkembangan usaha di Kabupaten Maluku Tenggara.
Selain itu, SE 2026 juga didukung penggunaan teknologi digital dalam proses pengumpulan data. Petugas akan menggunakan perangkat dan aplikasi khusus yang dirancang untuk meningkatkan akurasi serta meminimalkan kesalahan pencatatan di lapangan.
“Kita berharap seluruh petugas dapat memanfaatkan teknologi yang telah disiapkan dengan baik sehingga data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Freddy menegaskan bahwa petugas sensus merupakan ujung tombak BPS di lapangan. Mulai 15 Juni 2026, para petugas akan melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tenggara guna memastikan setiap aktivitas ekonomi masyarakat dapat tercatat dengan baik.
Ia berharap seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan saat melaksanakan tugas di lapangan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat selama mengikuti pelatihan. Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi menghasilkan data berkualitas untuk pembangunan Indonesia dan Kabupaten Maluku Tenggara yang lebih baik,” Tutup Freddy
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam menghadirkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang.(RB)
