API NASIONALISME ‘MANYALA’ DI BATAS NEGARA KECAMATAN KEI BESAR
Laporan : Balthasar Rahanra/Kontributor Malraterkini.com
Sabtu 15 Agustus 2026, Jika di Kota Langgur, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara beserta jajaran pemerintah daerah mengelar Touring Merah Putih mengelilingi kecamatan di daratan Kei Kecil.
Pada waktu yang sama dengan tempat berbeda di Pulau Kei Besar, nyala api nasionalisme membakar semangat warga Kecamatan Kei Besar yang beramai-ramai penuh semangat mengikuti kirab Merah Putih.
Dibawah Komando Camat Kei Besar Titus Beatubun sebanyak 37 ohoi se-Kecamatan Kei Besar mengirimkan peserta mengikuti kirab Merah Putih yang diikuti oleh perwakilan ohoi, persekolahan, instansi pemerintah hingga TNI/Polri.
Pelaksanaan Kirab Merah Putih Kecamatan Kei Besar, merupakan rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebelumnya, pihak Kecamatan telah membentuk panitia HUT RI ke-81 tahun.
Panitia telah menyusun serangkaian acara dan perlombaan. Sebelum Kirab Merah Putih telah digelar Lomba Bola Volly Putra dan Putri. Nantinya akan digelar Lomba Panjat Pinang yang digelar pada Senin, 17 Agustus 2026.
Kembali pada acara Kirab Merah Putih, terlihat ratusan peserta memadati ruas jalan di Kecamatan Kei Besar, Kota Elat dalam rangka kirab Merah Putih mengelilingi Kota Elat,Ibu Kota Kecamatan Kei Besar, Sabtu 15 Agustus 2026.

Kirab yang dipusatkan di Kota Elat itu secara resmi dibuka oleh Camat Kei Besar, Titus Betaubun.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, unsur TNI, Polri, serta tokoh masyarakat yang bersama-sama melepas peserta kirab.
Sebanyak 37 Ohoi mengirimkan perwakilan yang terdiri dari siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA, hingga peserta dari kalangan umum. Rute kirab dimulai dari Lapangan Wakol dan berakhir di Lapangan Ngurmas Yamlim, Elat.

Sepanjang perjalanan, peserta membawa Bendera Merah Putih sambil mengumandangkan yel-yel kebangsaan yang disambut antusias warga di sepanjang rute. Suasana tersebut mencerminkan semangat persatuan dan cinta tanah air menjelang peringatan 17 Agustus.
Camat Kei Besar Titus Betaubun mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT RI sebagai penguat persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kecamatan Kei Besar.
“Kita jadikan Kirab Merah Putih ini sebagai simbol persatuan, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya saat melepas rombongan Kirab di titik star Lapangan Sepak Bola Wakatran- Elat, Sabtu (15/8/2026).
Berkat pengamanan dan dukungan seluruh pihak, mulai dari panitia, TNI, Polri, hingga masyarakat, rangkaian Kirab Merah Putih di Kecamatan Kei Besar berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Meski dibawah terik matahari para peserta Kirab Merah Putih Kecamatan Kei Besar, kecamatan berstatus daerah perbatasan negara tetangga tetap bersemangat menuntaskan kirab sebagai bentuk nasionalisme kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. (RB)
