Generasi Z Kreatif dan Berkarakter Lewat Pentas Seni K24 STIS Tual
Laporan Billy Rahanra/Kontributor Malraterkini.com

Kampus STIS Tual- Maluku Tenggara kembali menampilkan kreatifitas mahasiswa pada ajang tahunan Pentas Seni Tahun 2026. Bertempat di Taman Landmark Langgur, Jumat 11 September 2026 sejumlah atraksi kesenian, budaya dan musik disuguhkan bagi keluarga besar Civitas Akademik STIS Tual dan warga Kota Langgur yang membanjiri lokasi acara.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memberikan apresiasi kegiatan kreatifitas mahasiswa STIS Tual yang telah menjadi agenda tahunan kampus.
Dalam sambutan resmi Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid, mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk terus mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi dan karakter melalui kegiatan positif.
Bupati menyampaikan bahwa tema yang diusung dalam Pentas Seni K24, yakni “Gen Z, Our Era, Our State”, sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini.
Menurutnya, Generasi Z merupakan generasi yang tumbuh dan berkembang di tengah arus digitalisasi, keterbukaan informasi serta perubahan sosial yang begitu cepat.

Namun, di tengah derasnya perkembangan tersebut, generasi muda tetap dituntut memiliki jati diri, kreativitas serta kemampuan berkomunikasi yang baik agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, khususnya mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi STIS Tual yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan Pentas Seni Angkatan ke-24 ini,” ujar Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Rasyid saat Pembukaan Pentas Seni Angkatan ke-24 Program Studi Ilmu Komunikasi STIS Tual Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Landmark Langgur, Jumat (11/9/2026).
Orang nomor satu di Kabupaten Maluku Tenggara itu menilai kegiatan pentas seni sangat penting sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas, bakat dan seni, sekaligus melatih kemampuan komunikasi mahasiswa di hadapan publik.
Menurut Bupat, pentas seni tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, baik antarmahasiswa maupun antara sivitas akademika dengan masyarakat luas.
Dalam kreatifitas pentas seni tahun 2026 dan pada tahun sebelumnya, mahasiswa memadukan seni dan budaya dalam satu balutan yang terlibat dalam koreografi tarian budaya serta atraksi kesenian lain.
Atas penampilan itu, Bupati yang dikenal dengan jargon MTH itu menegaskan seni dan budaya memiliki kekuatan untuk mempersatukan, menjembatani perbedaan serta membangun rasa kebersamaan di tengah keberagaman yang dimiliki masyarakat, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara yang kaya akan adat istiadat dan kearifan lokal.
“Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara senantiasa mendukung penuh setiap kegiatan positif yang diselenggarakan oleh generasi muda, termasuk mahasiswa STIS Tual,” tandasnya.
Ia menjelaskan, pengembangan sumber daya manusia tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata, tetapi juga dari kemampuan soft skill, kreativitas dan jiwa kepemimpinan yang dapat terasah melalui kegiatan-kegiatan positif seperti pentas seni.
Bupati berharap melalui Pentas Seni Angkatan ke-24 ini, mahasiswa dapat terus mengasah bakat dan potensi diri, berani tampil percaya diri serta mampu menjadi Generasi Z yang berkarakter, kreatif dan inovatif.
Ia juga mengingatkan agar perkembangan zaman tidak membuat generasi muda meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Maluku Tenggara.
“Kepada seluruh panitia, saya sampaikan apresiasi atas kerja keras, kekompakan dan dedikasi dalam mempersiapkan acara ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses,” ungkapnya.
Pentas Seni K24 Program Studi Ilmu Komunikasi STIS Tual dengan tema “Gen Z, Our Era, Our State” kemudian secara resmi dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Malra Rasyid mewakili Bupati Maluku Tenggara.
Bupati melalui sambutannya mengajak seluruh mahasiswa untuk tetap semangat, kreatif dan menjaga kebersamaan.
“Tetap semangat, kreatif dan jaga kebersamaan,” pesannya.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan bakat seni, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan generasi muda yang percaya diri, komunikatif, inovatif dan tetap menjunjung tinggi budaya serta kearifan lokal Maluku Tenggara.
Pentas Seni STIS Tual merupakan acara tahunan yang merupakan rangkaian dari terori dan praktikum beberapa perkuliahan pada program Studi Ilmu Komunikasi STIS Tual. Meski digagas oleh Program studi Ilmu Komunikasi, kegiatan yang telah berjalan beberapa tahun belakangan ini melibatkan seluruh mahasiswa STIS Tual dan komunitas seni dan budaya serta warga yang mau turut berpartisipasi. (***)
