Malraterkini.com.- Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Daerah Pemilihan Maluku, Mercy Chriesty Barends, ST, menggelar Sarasehan Kebangsaan MPR RI di Gedung Protestan Center, Kota Tual, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 112 peserta ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, hingga perwakilan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, di antaranya AMGPM, GMNI, dan GMKI.

Sarasehan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kedudukan, tugas, fungsi, serta kewenangan MPR RI sebagai Rumah Kebangsaan, Pengawal Konstitusi, dan Penjaga Kedaulatan Rakyat.
Dalam pemaparannya, Mercy Chriesty Barends yang merupakan anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa MPR RI memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menjaga persatuan, memperkuat konstitusi, serta memastikan kedaulatan tetap berada di tangan rakyat.
Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai lembaga MPR RI sangat penting, terutama bagi generasi muda agar mampu mengambil bagian secara aktif dalam kehidupan demokrasi.
“MPR adalah Rumah Kebangsaan, tempat di mana keberagaman kita bersatu untuk menjaga konstitusi dan menegakkan kedaulatan rakyat. Pemahaman yang benar tentang fungsi MPR sangat penting, terutama bagi generasi muda, agar masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi,” ujar Mercy.
Antusiasme peserta terlihat melalui jalannya diskusi yang berlangsung terbuka dan interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta aspirasi secara langsung terkait kehidupan demokrasi dan peran lembaga perwakilan rakyat.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran pentingnya ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran kebangsaan serta memperkuat partisipasi publik.
Melalui Sarasehan Kebangsaan ini, Mercy Barends juga menunjukkan komitmen sebagai anggota MPR RI untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, sekaligus memberikan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan kan, kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan masyarakat Maluku, khususnya generasi muda di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, tentang pentingnya demokrasi, konstitusi, serta peran masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(RB)
