Malraterkini.com.- Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Ranting Elat-Depur menggelar aksi peduli lingkungan yang dipusatkan di kawasan pesisir Pantai Pratama Elat-Depur, Rabu 25 Maret 2026.

Aksi bersih lingkungan dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun Gereja Protestan Maluku ke-93 tahun. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan tampil sebagai gerakan nyata yang menyatukan berbagai elemen masyarakat terutama pemuda lintas iman yang terdiri dari Perwakilan Orang Muda Katolik dan Remaja Masjid.
Turut ambil bagian dalam aksi tersebut, personel Koramil 1503-02 Elat serta Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Elat, mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas komunitas dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Dengan penuh semangat kebersamaan, para peserta menyisir sepanjang garis pantai, mengumpulkan sampah plastik dan berbagai limbah yang berpotensi mencemari ekosistem laut.
Aksi ini sekaligus menjadi edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi utama kesehatan dan kesejahteraan bersama.
Ketua AMGPM Ranting Elat-Depur, Sandra Retraubun, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari panggilan moral generasi muda untuk hadir dan berkontribusi dalam merawat alam.
“Ini bukan sekadar menyambut HUT AMGPM, tetapi bentuk tanggung jawab kami sebagai generasi muda. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah investasi bagi masa depan,” ujarnya.
Senada dengan itu, perwakilan Koramil 1503-02 Elat,Serka Sanabuki menekankan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Menurutnya, langkah sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan memiliki dampak besar terhadap kelestarian ekosistem pesisir.
Sementara itu, perwakilan OMK Stasi Elat, Ibu Abelita Sikteubun, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan lintas komunitas dalam kegiatan tersebut. Ia berharap semangat kolaborasi ini terus terjaga sebagai bentuk nyata persaudaraan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Aksi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang latar belakang. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ungkapnya.
Aksi ini juga mendapat respon positif dari masyarakat setempat yang turut berpartisipasi. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan secara rutin, sehingga kesadaran kolektif terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat.
Melalui momentum HUT ke-93 AMGPM, seluruh pihak mengajak masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup sehari-hari.
“Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama. Jang buang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempatnya,” menjadi pesan kuat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan kawasan pesisir Elat-Depur tetap terjaga, bersih, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi kini dan mendatang. Tuhan memberkati. (RB)
