Malraterkini.com.- Hujan lebat sepanjang Minggu 22 Februari dini hari di wilayah Kepulauan Kei berujung bencana. Banjir dan tanah longsor mengepung Ohoi Fako Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Ohoi Fako memicu banjir dan longsor yang mengancam keselamatan warga.

Sekretaris Ohoi Fako, Max Piter Soin, mengungkapkan hujan deras yang turun sejak pukul 06.00 hingga sekitar 07.35 WIT mengakibatkan luapan air serta pergerakan tanah di sejumlah titik rawan.
“Curah hujan yang tinggi membuat beberapa titik tebing mengalami longsor dan mengancam rumah-rumah warga yang berada di sekitar lereng,” ungkap Piter kepada Malraterkini.com, Minggu (22/2/2026).
Material longsor dilaporkan menghantam sejumlah ruas jalan di wilayah Fako yang berdekatan langsung dengan permukiman masyarakat.

Kondisi ini mempersempit akses warga dan berpotensi melumpuhkan jalur transportasi apabila tidak segera ditangani.
Selain longsor, banjir turut merendam rumah warga dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter. Warga terpaksa menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan lebih parah.
Max menegaskan, situasi di Ohoi Fako sangat memprihatinkan. Ia memperingatkan bahwa apabila hujan lebat kembali turun dan bertahan sekitar 30 menit saja, potensi kerusakan yang lebih besar sulit dihindari.
“Kalau hujan lebat bertahan 30 menit lagi, bisa dipastikan Ohoi Fako akan hanyut. Kondisi tanah sudah labil dan debit air sangat tinggi,” tegasnya.
Atas kondisi tersebut, Pemerintah Ohoi Fako berharap Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara segera mengambil langkah cepat dengan mendesak instansi terkait, terutama badan penanggulangan bencana, untuk turun langsung melakukan penanganan darurat.
Warga kini diliputi kekhawatiran, mengingat intensitas hujan di wilayah Kei Besar dalam beberapa hari terakhir cenderung meningkat. Diperlukan respons cepat dan terukur guna mencegah jatuhnya korban jiwa serta kerugian material yang lebih besar.
Malraterkini.com akan terus memantau perkembangan situasi di Ohoi Fako dan menyampaikan informasi terkini kepada publik. (RB)
