Malraterkini.com.- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus melakukan pemantapan jelang Bakti Sosial yang digelar Kementerian Sosial di Kabupaten Maluku Tenggara yang dijadwal April 2026 mendatang.
Menghadapi berbagai kesiapan tersebut maka Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Maluku Tenggara Titus Betaubun beserta staff mengikuti zoom meeting bersama Kementerian Sosial RI, Jumat 6 Maret 2026.

Dinas sosial Kabupaten Maluku Tenggara dibawah kepemimpinan Titus Betaubun bergerak cepat dengan melakukan rapat untuk membahas kesiapan pelaksanaan sejumlah agenda Kegiatan Bakti Sosial untuk warga.
turut hadir melalui via-zoom Kementerian Sosial RI Direktorat Lansia, Balai Sentra Maeohai Kendari, Dinas Kesehatan Kabupaten Malra, dan PPPK Kemensos RI di Kabupaten Maluku Tenggara.
Dalam rapat tersebut, disampaikan sejumlah agenda akan digelar di Kabupaten Maluku Tenggara. Adapun program kegiatan tersebut sebanyak 9 Program, yakni :
Pemeriksaan kesehatan gizi dan mental (penerima Manfaat), Sunatan massal (50 kuota), Pelunasan tunggakan uang/ijasah sekolah siswa kurang mampu (Desil 1-5), pembuatan KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah yang belum.
Selain itu, ada pelaksanaan bantuan alat bantu untuk lansia dan disabilitas, pelaksanaan kewirausahan (penerima manfaat).
Data LKS, Penguatan memuliakan lansia /Duta lansia (anak sekolah/mahasiswa), Pelaksanaan bantuan Terapi untuk lansia, anak dan disabilitas /sentra meohai
Dijadwalkan, agenda nasional itu bakal berlangsung dari 15 – 17 April 2026 berpusat di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara Titus Betaubun menjelaskan, telah melakukan koordinasi dan persiapan pelaksanaan kegiatan Baksos Terintegrasi agar pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kita terus melakukan komunikasi dan koordinasi segala persiapan untuk kegiatan ini, kita harap tentunya kegiatan ini akan berjalan lancar tentu demi masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara yang betul-betul membutuhkan bantuan ini,”ungkap Titus di Langgur, Sabtu (7/3/2026).
Ia juga mengatakan pelaksanaan Bansos berpusat di RSUD Karel Sadsuitubun karena kegiatan Baksos sudah pernah dilaksanakan di Kei Besar.
Titus juga menjelaskan pelaksanaan kegiatan Baksos Terintegari ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang fungsi sosialnya terganggu
“selain itu hal ini juga merupakan upaya Pemerintah Dareah membangun kerjasama dengan Pemerintah pusat agar mencegah kemiskinan Ekstrim di kabupaten Maluku Tenggara,”paparnya. (JF)
