Malraterkini.com.- Kabupaten Maluku Tenggara bakal menjadi tuan rumah pelaksanaan Bakti Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) yang dijadwalkan April 2026 mendatang.
Mengingat tingginya antusias warga Kabupaten Maluku Tenggara, termasuk warga Kota Tual, Kabupaten Aru dan daerah sekitar maka Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun telah menginstruksikan agar memberi kesempatan kepada warga daerah tetangga terlibat bakti sosial Kemensos RI.
“Sesuai arahan bapak Bupati Maluku Tenggara maka Pemerintah Daerah membuka ruang kepada Kabupaten/Kota di provinsi Maluku untuk turut serta mengikuti kegiatan ini, ” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malra Titus Betaubun kepada wartawan di Langgur, belum lama ini.

Kata Titus, salah satu kegiatan pada bakti Sosial Kemensos RI adalah operasi Katarak.
“Operasi Katarak ini adalah program dari Direktorat Rebalisitasi Sosial Lansia dan Sentra Meohai Kendari yang memiliki wilayah kerja di Maluku, Maluku Utara dan Sulawesi, dan Maluku Tenggara sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan, sehingga tentu kabupaten/kota di Maluku bisa turut ikut dalam kegiata ini, “ujar Titus yang juga masih menjabat Camat Kei Besar itu.
Ia menyebutkan berdasarkan data hasil skrining telah menyaring dan menetapkan 210 orang peserta.
“Hasil skrining sebanyak 210 orang, pasien akan di asesmen oleh ASN P3K Kemensos untuk memastikan kelengkapan syarat administrasi sekaligus persetujuan operasi,”tambahnya.
Hasil proses skrining itu sendiri dijelaskan menyertakan Google Form sehingga pendataan terpantau di kementerian.
Titus menambahkan, apabila kabupaten/kota yang ingin mengikuti kegiatan tersebut, agar berkordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan kabupaten/Kota agar melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Direktorat Meohai.
Terkait tingginya peminat operasi Katarak yang datang dari Kota Langgur, maka sesuai hasil kordinasi Kabupaten Maluku Tenggara dapat menunjuk satu lokasi atau tempat penampungan untuk masyarakat yang melakukan Operasi Katarak dari area jauh atau Pulau-Pulau.
Titus menyebutkan, terkait Bakti Sosial Khitanan dan Nikah Masal disesuaikan tempat dan diharapkan berlangsung serempak diberbagai titik yang ditentukan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara dan Kementerian Sosial serta Sentra Meohai Kendari. (***)
