Malraterkini.com.- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Kei Kecil dengan mengusung tema Pengembangan Perekonomian Inklusif Berbasis Potensi Lokal, Pelayanan Dasar yang Merata, SDM yang Kuat, dan Ketercukupan Pangan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Ohoi Langgur dan dihadiri oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, unsur DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Maluku Tenggara.
Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, ohoi, dan OPD agar perencanaan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Perencanaan yang baik harus lahir dari bawah, dari suara masyarakat. Karena itu, Musrenbang ini menjadi ruang menyatukan gagasan, menyusun prioritas, dan memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran,” ujar Wabup Viali di Langgur, Senin (2/3/2026).
Tema pembangunan tahun 2027 dinilai sangat relevan dengan kondisi dan potensi Kei Kecil. Penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal, menurutnya, harus mendorong sektor perikanan, pertanian, UMKM, serta perdagangan lokal agar semakin berkembang dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen memastikan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar dapat dirasakan secara merata hingga ke seluruh ohoi.
Pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing disebut sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan jangka panjang.
Tak kalah penting, ketercukupan pangan menjadi prioritas strategis di tengah dinamika ekonomi global. Pemerintah daerah mendorong optimalisasi lahan pertanian, penguatan cadangan pangan, serta pemberdayaan petani dan nelayan sebagai garda terdepan ketahanan pangan daerah.
Suasana Musrenbang berlangsung penuh semangat dan partisipatif. Para kepala ohoi, tokoh masyarakat, serta perwakilan perangkat daerah aktif menyampaikan usulan dan masukan yang konstruktif. Seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan penyusunan RKPD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2027.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap terbangun komitmen bersama untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, demi mewujudkan Kei Kecil dan Maluku Tenggara yang semakin maju dan sejahtera. (RB)
