Malraterkini.com.- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat identitas budaya daerah di tingkat nasional.
Hal ini ditandai dengan audiensi yang dilakukan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun bersama Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon. Pertemuan yang berlangsung pukul 14.30 WIB tersebut digelar di Gedung E Lantai 2, Ruang Kerja Menteri Kebudayaan RI di Jakarta, Selasa 7 April 2026.

Dalam audiensi tersebut, Bupati secara langsung mengajukan permohonan dukungan kepada Kementerian Kebudayaan RI untuk memasukkan Kota Langgur ke dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia.
Menurutnya, Langgur memiliki potensi besar sebagai kota pusaka, ditopang oleh kekayaan sejarah, budaya, serta tradisi masyarakat yang masih terjaga hingga saat ini.
“Langgur memiliki nilai historis dan budaya yang kuat. Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat agar proses pengajuan ini dapat segera terwujud,” ungkap Bupati.
Selain itu, Bupati juga memaparkan budaya Larvul Ngabal sebagai aset strategis nasional dan model budaya hidup masyarakat kepulauan, yang dinilai relevan untuk memperkuat posisi Maluku Tenggara di tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengundang Menteri Kebudayaan RI untuk menghadiri Festival Pesona Meti Kei yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Undangan tersebut disambut positif, di mana Menteri menyatakan kesediaannya untuk hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pemajuan Budaya Kei sebagai bagian dari aset budaya nasional.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyambut baik inisiatif yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Ia menekankan pentingnya menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa, sekaligus mendorong daerah untuk terus mengoptimalkan potensi berbasis kearifan lokal.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, disertai dialog konstruktif antara pemerintah pusat dan daerah.
Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam upaya pelestarian budaya nasional serta mendorong pengakuan Kota Langgur sebagai bagian dari Jaringan Kota Pusaka Indonesia.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat Kementerian Kebudayaan RI, di antaranya Dirjen PKT Dr. Restu Gunawan, Staf Khusus Menteri Gusti Putri, Staf Ahli Menteri Anindita, serta Tenaga Ahli Menteri Topan.
Dari pihak Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Bupati didampingi oleh jajaran pimpinan OPD, antara lain Kepala Bappeda, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Plt. Kepala BKPSDM.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap, melalui audiensi ini, langkah konkret menuju pengakuan Kota Langgur sebagai bagian dari Jaringan Kota Pusaka Indonesia dapat segera terealisasi, sekaligus berdampak pada pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (RB)Bupati Malra Audiensi dengan Menteri Kebudayaan RI, Dorong Langgur Masuk Jaringan Kota Pusaka Indonesia. (RB)
