Malraterkini.com.- Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Salah satunya melalui rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Maluku Tenggara yang dijadwalkan pada tahap III akhir tahun 2026.
Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos RI, Suratna, mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan sekolah telah disiapkan dengan matang oleh pemerintah daerah , Pada Rabu 22 April 2026.
“Lahan yang disiapkan seluas 10 hektare, sudah clear and clean. Semua sertifikatnya juga sudah rapi dan siap untuk dibangun,” ujarnya saat meninjau lokasi bersama Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara.

Menurutnya, kondisi lahan yang relatif datar menjadi nilai tambah karena akan memudahkan proses pembangunan ke depan. Ia juga mengapresiasi keterlibatan langsung kepala daerah dalam memastikan kesiapan lokasi tersebut.
Namun demikian, Suratna menekankan bahwa kesiapan lahan saja tidak cukup. Pemerintah daerah juga perlu memperhatikan strategi penjangkauan calon siswa.
“Calon siswa itu bukan mendaftar, tetapi harus dijangkau. Dinas Sosial bersama Sentra Mehoi akan membantu mencari murid-murid dari desil 1 dan desil 2 sesuai jenjang pendidikan yang akan dibangun,” jelasnya.
Selain agenda peninjauan lokasi Sekolah Rakyat, kunjungan kerja Kemensos RI di Maluku Tenggara juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial terintegrasi yang melibatkan berbagai layanan kepada masyarakat.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain operasi katarak, donor darah, rehabilitasi sosial, fisioterapi, layanan dapur umum, hingga sidang isbat bagi masyarakat muslim maupun pelayanan administrasi bagi umat nasrani.
“Kegiatan hari ini berjalan dengan baik dan dimonitor langsung oleh Bapak Bupati. Kami sangat mengapresiasi komitmen pemerintah daerah yang terus mengawal pelaksanaan kegiatan hingga mencapai target,” tambah Suratna.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus terjaga sehingga berbagai program sosial dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku Tenggara.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi solusi dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di daerah.(RB)
