Malraterkini.com.- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memberikan apresiasi terhadap pembangunan Pastori 4 Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Anugerah, Klasis Kei Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun dalam sambutannya pada acara peletakan batu penjuru pembangunan Pastori 4 Jemaat GPM Anugerah, Kamis 13 Agustus 2026
Sambutan Bupati Thaher Hanubun dibacakan Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa peletakan batu penjuru pembangunan Pastori 4 merupakan momentum penting bagi Jemaat GPM Anugerah.
Menurutnya, pastori bukan sekadar tempat tinggal bagi pendeta atau pelayan jemaat, tetapi memiliki peran penting dalam mendukung misi pelayanan Gereja.
“Pastori adalah rumah bagi jemaat, bukan hanya rumah tinggal bagi pendeta dan atau pelayanan jemaat. Pastori mengandung makna turut serta dalam misi penyelamatan yang diemban oleh Gereja, lebih khusus Gereja Protestan Maluku,” ujar Bupati Thaher Hanubun, Kamis (13/8/2026).
Bupati Thaher juga menegaskan bahwa pastori dan gereja merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam menunjang kehidupan dan pelayanan jemaat.
Pastori, kata dia, dapat menjadi tempat untuk mempersiapkan berbagai materi pelayanan, membicarakan program jemaat, sekaligus menjadi ruang untuk menyatukan berbagai perbedaan dalam satu visi sehingga jemaat dapat terus bertumbuh dalam iman dan kepercayaan.
“Hari ini adalah hari yang penting bagi Jemaat Anugerah, dimana hari ini Jemaat akan memulai sebuah pekerjaan mulia pembangunan Gedung Pastori 4 Jemaat Anugerah,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Maluku Tenggara itu berharap pembangunan tersebut dapat menghasilkan gedung pastori yang representatif sehingga mampu mendukung seluruh program dan kegiatan pelayanan Jemaat GPM Anugerah ke depan.
Namun demikian, Bupati mengingatkan bahwa keberadaan gedung yang megah bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pelayanan.
“Bukan hanya gedung megah yang menjadi inti sebuah karya pelayanan, melainkan kualitas pelayanan yang perlu mendapat perhatian serius oleh para pelayan jemaat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dari tahun ke tahun terus berupaya mendorong pembangunan sarana dan prasarana tempat ibadah.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat berbagai keterbatasan dalam dukungan pemerintah, terutama berkaitan dengan kemampuan anggaran daerah serta prioritas pembangunan yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Jemaat GPM Anugerah serta Gereja Protestan Maluku atas berbagai kontribusi dan pelayanan yang telah diberikan bagi kemaslahatan masyarakat.
Ia berharap misi pelayanan tersebut dapat terus dipelihara dan dikembangkan.
“Saya sungguh berharap, semoga ke depan nanti, Pastori Jemaat Anugerah ini dapat dibangun sesuai perencanaan yang ada, dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan jemaat,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Maluku Tenggara mengucapkan selamat atas dimulainya pembangunan Pastori 4 Jemaat GPM Anugerah Klasis Kei Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual.
“Semoga rencana mulia ini dapat diberkati oleh Tuhan. Semoga Tuhan melindungi kita semua,” tutup Bupati Thaher yang juga mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku itu.(RB)

