Malraterkini.com.- Radio Republik Indonesia (RRI) Tual resmi berganti nama menjadi RRI Langgur. Perubahan nomenklatur tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas kelembagaan sekaligus mempertegas keberadaan RRI di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.
Perubahan nama tersebut ditetapkan berdasarkan Peraturan Dewan Direksi Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2026.

Secara resmi, dokumen perubahan nomenklatur diserahkan Kepala RRI Langgur, Yakobus Resubun, bersama jajaran kepada Bupati Maluku Tenggara Drs. Hi. M. Thaher Hanubun, yang didampingi Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, di ruang kerja Bupati, Rabu (12/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, jajaran RRI menjelaskan bahwa seluruh aktivitas penyiaran yang sebelumnya menggunakan identitas RRI Tual selanjutnya menggunakan nama RRI Langgur.
Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan nomenklatur lembaga dengan lokasi satuan kerja RRI yang berada di Kabupaten Maluku Tenggara. Dengan demikian, nama Langgur kini menjadi identitas resmi dalam aktivitas penyiaran RRI di wilayah tersebut.
Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menyambut baik perubahan nomenklatur tersebut. Ia menilai keberadaan RRI Langgur memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas.
“Secara resmi saya telah menerima pemberitahuan mengenai perubahan nama RRI Tual menjadi RRI Langgur. Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan banyak terima kasih,” ujar Thaher.
Menurutnya, RRI tidak hanya berperan sebagai media penyiaran dan penyampai informasi publik, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam mempromosikan kekayaan daerah, baik dari sisi budaya, pariwisata maupun potensi pembangunan Maluku Tenggara.
“Keberadaan RRI memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, budaya, dan potensi Maluku Tenggara kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” katanya.
Thaher berharap perubahan tersebut semakin memperkenalkan nama Langgur sebagai bagian dari Kabupaten Maluku Tenggara di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan Langgur selalu mengudara lewat RRI dan orang akan lebih mengenal lagi nama Langgur di mana saja berada,” tambahnya.
Setelah melakukan audiensi dengan Bupati Maluku Tenggara, Kepala RRI Langgur bersama jajaran melanjutkan kunjungan ke DPRD Kabupaten Maluku Tenggara untuk bertemu dengan Ketua DPRD Stepanus Layanan.
Pertemuan tersebut turut membahas perubahan nomenklatur RRI Tual menjadi RRI Langgur sekaligus memperkuat sinergi antara RRI sebagai lembaga penyiaran publik dengan Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Maluku Tenggara.
Sinergi tersebut diharapkan dapat terus dibangun, khususnya dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan daerah serta mengangkat berbagai potensi Maluku Tenggara agar semakin dikenal masyarakat luas.
Dengan hadirnya nama RRI Langgur, perubahan ini bukan sekadar pergantian nomenklatur, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah melalui media penyiaran publik serta membawa nama Langgur dan Maluku Tenggara semakin luas ke ruang publik nasional. (RB)
