Malraterkini.com.- Kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara dan berlangsung selama sepekan terakhir mendapatkan perhatian warga setempat.

Bukan saja stakeholder pendidikan turut meriahkan. Warga umum pula berbaur menyatu menikmati perlombaan dan pameran kesenian dan budaya Kei.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SD Negeri Waerat Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Pia Rahawarin, mengungkapkan bahwa kegiatan Hardiknas tahun 2026 memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi dirinya maupun seluruh peserta yang terlibat.
“Kegiatan Hardiknas tahun 2026 ini sangat luar biasa. Baru pertama kali kami merasakan kegiatan sebesar dan semeriah ini. Antusiasme terlihat dari semua pihak, mulai dari sekolah, para pedagang, masyarakat, hingga dukungan penuh dari pemerintah,” ujarnya saat ditemui Malraterkini.com di lokasi kegiatan, Selasa (28/4/2026).
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dari Dinas Pendidikan serta para guru agar kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya di masa mendatang.

Pia turut memberikan tanggapan terhadap sosok Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanoeboen, S.E., M.E., yang dinilainya memiliki kepribadian baik serta mampu menjadi teladan.
“Ibu Kepala Dinas merupakan sosok yang baik hati, serta memiliki sikap dan tata cara yang mampu menarik perhatian. Beliau sangat dekat dengan guru dan pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu siswa SMP Negeri Satap Mun Esyoy, Delano Renelat, juga menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut.
Ia menilai kegiatan Hardiknas tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan penting bagi generasi muda.
“Kegiatan ini sangat bagus. Saya ingin menyampaikan kepada anak-anak Kei agar jangan lupa dengan Bahasa Kei,” ujarnya.
Kegiatan Hardiknas 2026 di Maluku Tenggara tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan hiburan, tetapi juga sebagai momentum mempererat kebersamaan serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, khususnya Bahasa Kei.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Maluku Tenggara.(RB)
