Malraterkini.com.- Keluarga besar SMK Kasih Theresia Bombai, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, akhirnya dapat mewujudkan impian memiliki gedung sekolah sendiri.
Gedung baru tersebut diresmikan dalam rangkaian program revitalisasi SMK Tahun 2026 melalui Karya Bakti Skala Besar Kodam XV/Pattimura, Sabtu (5/9/2026).

Peresmian gedung baru ini turut dihadiri Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, Dandim 1503 Tual, Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Bombai, jajaran pimpinan OPD, kepala sekolah, orang tua siswa, mitra industri, serta pemerintah ohoi setempat.
Kepala SMK Kasih Theresia Bombai, Agrapina Sangur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung sekolah tersebut merupakan sebuah momen bersejarah bagi seluruh keluarga besar SMK Kasih Theresia.
Menurutnya, SMK Kasih Theresia telah berdiri sejak 2021. Setelah melalui perjalanan panjang selama empat tahun, pihak sekolah akhirnya dapat mewujudkan cita-cita untuk memiliki gedung sendiri.
“Ini adalah momen bersejarah bagi kami keluarga besar SMK Kasih Theresia. Sejak 2021 kami berdiri, akhirnya kami boleh dengan bangga merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia secara mandiri di tempat ini,” ujar Agrapina.
Ia menjelaskan, tekad untuk membangun gedung sekolah semakin kuat setelah dilakukan evaluasi besar-besaran pada awal 2026.

Dalam evaluasi tersebut, pihak sekolah bersama para guru dan yayasan melihat kembali perjalanan kelembagaan selama empat tahun, termasuk berbagai kritik dan keterbatasan yang dihadapi karena belum memiliki gedung sendiri.
“Cita-cita kami tinggi, tetapi pada saat itu detail teknisnya belum lengkap. Namun kami sangat yakin dan percaya bahwa niat baik untuk membangun generasi muda, khususnya di Pulau Kei Besar, pasti akan mendapatkan jalan,” ungkapnya.
Perjuangan mendapatkan program revitalisasi SMK sendiri, kata Agrapina, telah dimulai sejak Oktober 2025. Pihak sekolah melakukan berbagai pendekatan dan mencari informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi.
Salah satu kebutuhan utama adalah ketersediaan lahan. Berkat dukungan keluarga besar Rahwarin Raharusun di Ohoi Wermaf, pihak sekolah memperoleh hibah lahan yang kemudian menjadi lokasi pembangunan gedung baru tersebut.
Namun, proses mendapatkan dukungan pembangunan tidak berjalan mudah. Pada Januari 2026, pihak sekolah mengetahui bahwa SMK Kasih Theresia belum masuk dalam prioritas pembangunan program revitalisasi.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat pihak sekolah. Audiensi kemudian dilakukan bersama Wakil Bupati Maluku Tenggara dengan didampingi Ketua Komite sekolah.
“Kami menyampaikan bahwa secara struktur SMK berada di bawah pemerintah provinsi. Tetapi karena kami berada di Pulau Kei Besar dan dalam wilayah Kabupaten Maluku Tenggara, kami memohon arahan dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Dari proses tersebut, pihak sekolah mengaku mendapatkan arahan dan dukungan dari Bupati maupun Wakil Bupati Maluku Tenggara.
Perjuangan kemudian terus dilakukan hingga pembangunan mulai berjalan. Selain dukungan berbagai pihak, sekolah juga sempat melakukan penggalangan dana secara daring melalui media sosial Instagram.
Dari penggalangan dana tersebut, terkumpul sekitar Rp7 juta yang digunakan untuk membantu proses pembangunan.
Agrapina mengakui, keterbatasan dana sempat membuat pembangunan berjalan tersendat. Bahkan, pihak sekolah sempat mengalami keputusasaan karena pembangunan belum dapat dilanjutkan secara maksimal.
Namun, di tengah keterbatasan tersebut, datang dukungan yang tidak disangka-sangka.
Pihak sekolah kemudian dihubungi oleh Kementerian dan selanjutnya dilakukan proses verifikasi di lapangan.
“Puji Tuhan, ada rezeki yang kami sendiri tidak tahu asal-usulnya bagaimana sampai kami bisa mendapatkannya. Kemudian kami dihubungi oleh kementerian dan mereka turun melakukan verifikasi,” tuturnya.
Kini, perjuangan panjang tersebut mulai membuahkan hasil. Gedung baru SMK Kasih Theresia Bombai berdiri dan menjadi harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia di Pulau Kei Besar.
Agrapina berharap keberadaan gedung baru ini dapat memberikan semangat baru bagi para siswa, guru, orang tua, yayasan, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama memajukan pendidikan di wilayah tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik pemerintah, TNI, yayasan, keluarga, masyarakat, mitra industri maupun pihak-pihak lainnya yang turut membantu proses pembangunan.
Peresmian gedung baru ini sekaligus menjadi momentum penting bagi SMK Kasih Theresia Bombai untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi dalam menyiapkan generasi muda Maluku Tenggara yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan.(RB)
