Malraterkini.com.- Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) bersama sejumlah Rat (Raja) untuk membahas percepatan penetapan Kepala Ohoi definitif di Kabupaten Maluku Tenggara.
Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Rabu (16/9/2026), turut dihadiri Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta 11 Camat se-Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam arahannya, Bupati Thaher menegaskan bahwa rakor tersebut tidak boleh berhenti sebatas pembahasan, tetapi harus menghasilkan keputusan dan langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian proses penetapan Kepala Ohoi definitif.
“Kita harus menghasilkan keputusan dan langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian Kepala Ohoi definitif di seluruh Kabupaten Maluku Tenggara,” tegas Bupati saat memimpin rapat di ruang rapat Kantor Bupati Malra,Rabu (16/9/2026).
Kata Bupati Thaher, pemerintahan Ohoi tidak boleh terlalu lama berjalan dalam kondisi yang belum definitif. Masyarakat membutuhkan kepastian mengenai siapa yang memimpin, bertanggung jawab, serta mengambil keputusan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan masyarakat, dan pengelolaan keuangan Ohoi.
Bupati Thaher juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki maksud untuk mempertahankan status Penjabat Kepala Ohoi, termasuk mengaitkannya dengan kepentingan politik.
“Saya tegaskan, tidak ada maksud dan niat saya untuk mempertahankan status Penjabat Kepala Ohoi, apalagi berkaitan dengan urusan politik. Semua harus sesuai proses dan berjalan dengan seirama antara proses pemerintahan dan proses adat, ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Malra itu berharap seluruh proses pada tingkatan adat hingga keluarnya rekomendasi dari Rat dapat berlangsung dengan baik dan benar sebelum dilanjutkan ke Pemerintah Kabupaten.

Untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan, Bupati menginstruksikan para Camat agar memperhatikan seluruh tahapan yang berlangsung di Ohoi pada wilayah masing-masing serta terus melakukan koordinasi dengan para Rat.
Dalam rakor tersebut, para Rat yang hadir juga menyampaikan sejumlah masukan dan saran terkait proses penetapan Kepala Ohoi definitif.
Berdasarkan paparan dalam rapat, saat ini terdapat 94 Ohoi yang masih dipimpin oleh Penjabat Kepala Ohoi, sementara 96 Ohoi telah memiliki Kepala Ohoi definitif.
Data tersebut menjadi salah satu dasar pembahasan pemerintah daerah bersama para Rat untuk mendorong percepatan penyelesaian proses penetapan Kepala Ohoi definitif di seluruh wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.(RB)
