Malraterkini.com.- Menjelang kunjungan Menteri Sosial Republik Indonesia dalam rangka pelaksanaan bakti sosial terintegrasi, Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, turun langsung ke lapangan.

Fokusnya jelas memastikan kesiapan layanan kesehatan di RSUD Karel Sadsuitubun benar-benar tanpa celah, Selasa 21 April / 2026.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara tidak ingin sekadar tampil saat seremoni. Bupati meninjau satu per satu aspek penting, mulai dari kondisi fasilitas, kesiapan tenaga medis, hingga kebersihan dan kenyamanan lingkungan rumah sakit.
Dengan gaya tegas, Hanubun menekankan bahwa kunjungan Menteri Sosial bukan agenda biasa. Ia menyebut momen ini sebagai ujian kesiapan daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang akan menjadi sasaran utama kegiatan bakti sosial.
“Jangan hanya siap saat kunjungan. Kita harus siap setiap saat untuk masyarakat,” tegasnya di sela-sela peninjauan.
Bakti sosial yang akan digelar Kementerian Sosial RI diproyeksikan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan hingga bantuan sosial bagi warga kurang mampu. Karena itu, Bupati meminta seluruh jajaran bergerak cepat, bekerja terukur, dan memastikan tidak ada kekurangan di lapangan.

Ia juga menegaskan pentingnya kerja lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya bergantung pada satu instansi, tetapi pada kekompakan seluruh elemen pemerintah daerah.
Langkah cepat yang diambil Bupati mendapat perhatian sebagai bentuk keseriusan daerah dalam menyambut kunjungan pejabat pusat sekaligus meningkatkan standar pelayanan publik. RSUD Karel Sadsuitubun pun didorong menjadi garda terdepan dalam menunjukkan kualitas layanan kesehatan Maluku Tenggara.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, harapan besar disematkan agar kunjungan Menteri Sosial RI tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga meninggalkan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.(RB)
