Malraterkini.com.- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara secara resmi menggelar kegiatan Sosialisasi Pembangunan Rumah Subsidi KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) yang berlangsung di Langgur, Selasa (19/5/2026). Acara pembukaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, yang hadir mewakili Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, beserta jajaran pimpinan perangkat daerah, perwakilan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Direktur CV Hiti Rima selaku pengembang, para camat, kepala ohoi/desa, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta sosialisasi.
Dalam sambutan yang dibacakannya mewakili Bupati, Charlos Viali Rahantoknam menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya agenda strategis ini.
Ia menegaskan bahwa program pembangunan rumah subsidi merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap Program Prioritas Nasional Pembangunan Tiga Juta Rumah, sebagai upaya mengatasi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau adalah hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi. Rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pondasi utama dalam membangun ketahanan keluarga, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Larvul Ngabal yang kita cintai ini,” ujar Charlos saat membacakan amanat Bupati.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Kabupaten Maluku Tenggara memperoleh kuota pembangunan sebanyak 500 unit rumah subsidi KPR FLPP, yang menjadikan daerah ini sebagai salah satu penerima alokasi terbesar di Provinsi Maluku. Hal ini menunjukkan kepercayaan besar pemerintah pusat terhadap kesiapan daerah dalam mendukung program nasional tersebut.
Lokasi pembangunan telah disiapkan di wilayah Koser, Kecamatan Kei Kecil, kawasan yang dinilai sangat strategis karena berdekatan dengan pusat pemerintahan, fasilitas umum, bandar udara, dan pelabuhan, serta telah sesuai dengan rencana tata ruang wilayah.
Pemerintah daerah juga telah menerbitkan berbagai regulasi pendukung, mulai dari kemudahan perizinan, pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga pengurangan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), guna mempercepat proses pelaksanaan pembangunan.
Wakil Bupati juga menyampaikan arahan tegas kepada seluruh pihak terkait. Kepada dinas teknis diminta memberikan kemudahan pelayanan tanpa hambatan birokrasi. Kepada pengembang, dalam hal ini CV Hiti Rima, diingatkan agar mengutamakan kualitas bangunan dan kelengkapan fasilitas penunjang seperti sanitasi, air bersih, jalan, dan listrik, sehingga rumah yang dibangun benar-benar layak huni dan tidak asal-asalan.
Sementara itu, kepada pihak perbankan, diharapkan proses verifikasi dan penyaluran kredit berjalan objektif, cepat, akurat, dan tepat sasaran agar masyarakat yang membutuhkan segera merasakan manfaatnya.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menggali informasi selengkap-lengkapnya, sehingga pemahaman mengenai prosedur dan persyaratan kepemilikan rumah subsidi ini utuh dan dapat disebarluaskan ke masyarakat luas,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Charlos Viali Rahantoknam menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk terus mendorong iklim investasi yang sehat di sektor perumahan demi mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penataan kawasan permukiman yang lebih rapi, sehat, dan layak huni.(RB)
