Malraterkini.com.- Pasca bentrok antar pemuda di Desa Danar Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara yang terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026 malam hingga dini hari memperlihatkan wilayah tersebut mulai kondusif. Aparat gabungan TNI/Polri kini disiagakan di daerah tersebut guna mencegah bentrok susulan.
Kondisi yang kian kondusif tersebut diharapkan dapat terpelihara sehingga tahapan penyelesaian konflik dan penegakan hukum dapat terlaksana.

Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Stepanus Layanan, meminta masyarakat Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, untuk menahan diri dan tidak mudah terpancing pascabentrokan antar pemuda.
“Sebagai respons atas konflik antar kompleks yang sempat memanas di wilayah Desa Danar, saya minta semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi, “imbau Stepanus kepada wartawan di Langgur, Jumat (27/3/2026).
Kata Stepanus, bentrokan yang melibatkan pemuda dari dua kelompok itu dipicu kesalahpahaman antar beberapa pemuda yang kemudian berkembang menjadi konflik terbuka.
“Kami berharap semua pihak menahan diri, hentikan pertikaian ini, karena tidak ada manfaatnya,” tegasnya.
Stepanus yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malra itu mengimbau kedua kelompok pemuda agar menyerahkan penyelesaian persoalan kepada aparat penegak hukum, sehingga tidak terjadi aksi saling balas yang berujung pada konflik berkepanjangan.
“Kami berharap semua permasalahan diserahkan kepada pihak berwajib untuk diselesaikan, agar tidak lagi saling menyalahkan yang berujung bentrok,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa konflik tersebut merupakan persoalan internal kampung yang seharusnya bisa diselesaikan secara damai dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal.
