Malraterkini.com.- Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, secara resmi mencanangkan program Desa Cantik dan Desa Cinta Statistik di Desa Ohoidertawun, Kamis 30 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pengelolaan data statistik di tingkat desa, berlandaskan arahan kebijakan dari pemerintah pusat dalam kerangka Satu Data Indonesia.
Dalam sambutannya, Wabup Rahantoknam menekankan bahwa pengelolaan data yang baik sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pembangunan.
“Pengelolaan data ini memerlukan fokus yang tinggi, karena rantai komunikasi dan penyampaian datanya sangat panjang. Oleh karena itu, kita harus memastikan data yang dihasilkan valid dan akurat,” tegas Wabup Viali di Ohodertavun, Kamis (30/4/2026).
Wabup Viali juga menyinggung pentingnya memahami landasan hukum dan semangat pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa setiap aparat atau pemimpin harus berkomitmen melayani masyarakat sesuai aturan yang berlaku.
“Bagi siapa pun yang ingin menjadi pejabat atau pemimpin, harus siap mengabdikan diri untuk melayani. Hal ini juga berkaitan dengan pengelolaan administrasi dan data yang berlandaskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk yang mengatur tentang statistik,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pihak untuk menumbuhkan semangat “Astatacinta” atau cinta statistik, mulai dari tingkat bawah. Pembangunan desa tidak akan maksimal jika tidak didukung oleh data yang jelas dan lengkap.
Pendataan Mandiri Agar Desa Punya Ciri Khas
Wabup juga menginstruksikan agar setiap desa melakukan pendataan secara mandiri. Hal ini dilakukan agar profil desa menjadi lebih spesifik dan menggambarkan kondisi yang sebenarnya.
“Setiap desa harus melakukan pendataan sendiri. Dengan begitu, data yang dihasilkan akan lebih spesifik dan setiap desa nantinya bisa memiliki ciri khas tersendiri sesuai dengan potensi dan kondisi wilayahnya,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap agar pembinaan dan pengelolaan data ini terus ditingkatkan kualitasnya demi kepentingan bersama.
“Semoga ke depannya pembinaan menjadi lebih baik, dan kita semua dapat memiliki data yang berkualitas untuk kemajuan Kabupaten Maluku Tenggara,” tutupnya. (RB)
