Malraterkini.com.- Bupati Maluku Tenggara (Malra) Muhammad Thaher Hanubun mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan bergotong royong mempercepat penyelesaian pembangunan Masjid An-Nur di Ohoi Banda Efruan.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan pengecoran pembangunan Masjid An-Nur Ohoi Banda Efruan, Minggu (6/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Thaher menekankan pentingnya keikhlasan dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan rumah ibadah. Menurutnya, sekecil apa pun sumbangan yang diberikan dengan ikhlas untuk pembangunan masjid akan menjadi amal kebaikan.
“Setiap orang yang menyumbang dengan ikhlas, sebutir pasir saja untuk masjid, Insya Allah dengan sebutir pasir itu menolong kita di yaumil akhir,” ujar Bupati.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh rasa curiga maupun persoalan-persoalan yang dapat menghambat proses pembangunan.
Menurut Thaher, pembangunan masjid tidak mungkin diselesaikan oleh satu atau dua orang saja. Dibutuhkan kekuatan bersama antara pemerintah, panitia pembangunan, tokoh masyarakat, kepala ohoi, serta seluruh masyarakat.
“Tidak akan mungkin Pak Amir jalan sendiri, Pak Bupati Thaher jalan sendiri, Ketua Panitia jalan sendiri. Tidak akan mungkin. Kita harus bersama-sama baru bisa menyelesaikan,” tegasnya.
Bupati juga mengatakan, jika pembangunan hanya dihitung berdasarkan logika, berbagai keterbatasan seperti jarak dan biaya dapat menjadi hambatan. Namun, dengan iman, niat baik dan kebersamaan, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan.
“Kalau dikirakan dengan logika, ini tak mungkin selesai. Tapi iman yang memanggil saya datang ke sini,” katanya.
Bupati Thaher menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus mendorong penyelesaian pembangunan sejumlah rumah ibadah di wilayah Malra.
Ia berharap pembangunan Masjid An-Nur Ohoi Banda Efruan juga dapat terus dikerjakan secara berkelanjutan dan tidak dibiarkan terlalu lama.
“Masjid ini tidak boleh terlalu lama. Dengan kerja dengan segala kemampuan, karena masjid ini punya rezeki sendiri,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga disampaikan adanya dukungan dana sebesar Rp300 juta untuk pembangunan masjid. Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan bagi kelanjutan pembangunan rumah ibadah tersebut.
Ia berharap bantuan dan dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempercepat pekerjaan pembangunan.
Selain persoalan pembangunan fisik, Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan menghindari berbagai hal yang dapat menimbulkan perpecahan.
Ia menilai pembangunan rumah ibadah harus menjadi bagian dari upaya memperkuat iman, persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala ohoi, Forkopimda, TNI-Polri, panitia pembangunan, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Tual H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., unsur Forkopimda, TNI-Polri, kepala-kepala ohoi, panitia pembangunan serta masyarakat Ohoi Banda Efruan.
Bupati berharap semangat gotong royong terus dipertahankan hingga pembangunan Masjid An-Nur selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beribadah.
“Jangan pernah bilang tidak bisa. Harus bisa. Tetap semangat. Insya Allah ada Allah yang memberikan kekuatan kepada kita semua,” pungkasnya.(RB)
