Malraterkini.com.- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya asap yang dapat mengganggu kesehatan serta menurunkan kualitas udara.
Imbauan tersebut disampaikan melalui kampanye kesehatan bertajuk “Bahaya Asap”, yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas udara dan mencegah pembakaran lahan yang dapat menimbulkan asap.

Dalam informasi yang disampaikan Pemkab Maluku Tenggara, asap tidak hanya dapat mengganggu penglihatan, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan, terutama apabila terhirup dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang cukup lama.
Paparan asap dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, ISPA, iritasi mata, iritasi hidung, serta iritasi tenggorokan. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Kelompok masyarakat tertentu dinilai lebih rentan terhadap dampak asap, di antaranya anak-anak, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis.
Untuk melindungi diri dari paparan asap, masyarakat diimbau menggunakan masker yang sesuai, terutama masker jenis N95, KF94, atau masker medis.
Selain itu, warga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara sedang buruk, menutup pintu dan jendela agar asap tidak masuk ke dalam rumah, serta menggunakan penyaring udara apabila tersedia di rumah maupun ruang kerja.
Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga asupan air putih yang cukup dan mengonsumsi makanan bergizi guna membantu menjaga daya tahan tubuhnya.
Pemkab Maluku Tenggara turut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah pembakaran lahan yang dapat menjadi sumber asap dan berpotensi menimbulkan dampak lebih luas terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Pesan yang ditekankan dalam kampanye tersebut adalah “Udara Bersih Hak Kita Bersama.”
Karena itu, menjaga kualitas udara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.
“Mari cegah pembakaran lahan untuk lingkungan yang lebih sehat dan masa depan yang lebih baik.”
Pemkab Maluku Tenggara berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat terus ditingkatkan sehingga tercipta udara yang lebih bersih, sehat dan aman bagi seluruh warga Maluku Tenggara.(RB)
