Malraterkini.com.- Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara mengikuti kegiatan Workshop dan Pendampingan Tata Kelola serta Penyusunan Rencana Kerja Program Kesehatan yang diselenggarakan melalui kerja sama antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Universitas Airlangga. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kimson Langgur, Selasa, 9 Juni 2026.

Kegiatan yang difasilitasioleh Biro Perencanaan dan Anggaran Kementerian Kesehatan RI bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga ini bertujuan memperkuat tata kelola program kesehatan agar lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, hadir mewakili Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan mengikuti kegiatan yang dinilai sangat penting bagi peningkatan kualitas perencanaan pembangunan kesehatan di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, kami menyampaikan selamat datang kepada tim pendamping dari Universitas Airlangga Surabaya yang dipercaya oleh Kementerian Kesehatan RI untuk mendampingi daerah kami. Langgur, Maluku Tenggara yang dikenal sebagai surga tersembunyi dengan pasir terhalus di dunia, menyambut baik kehadiran Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Rahantoknam.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI yang telah menetapkan Kabupaten Maluku Tenggara sebagai salah satu lokus pendampingan tata kelola dan penyusunan rencana kerja program kesehatan.
Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kapasitas perencanaan pembangunan kesehatan daerah, sekaligus memastikan sinkronisasi kebijakan daerah dengan arah pembangunan kesehatan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penguatan terkait strategi pengelolaan program kesehatan, penyusunan rencana kerja berbasis data, hingga optimalisasi pemanfaatan anggaran. Selain itu, workshop ini juga menjadi ruang diskusi antara tenaga kesehatan daerah dan akademisi dalam membahas berbagai tantangan serta peluang peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Maluku Tenggara.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap hasil dari kegiatan pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas tata kelola program kesehatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, efektif, dan tepat sasaran.(RB)
