Malraterkini.com.- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanubun, bergerak cepat menindaklanjuti musibah kebakaran yang menghanguskan Gedung Laboratorium Komputer SMP Yos Sudarso Waur, Ohoi Waur, Kecamatan Kei Besar.

Raudha langsung menyeberang ke Pulau Kei Besar pada Minggu, 20 September 2026, untuk meninjau kondisi gedung laboratorium komputer yang sebelumnya dilanda kebakaran pada Sabtu, 19 September 2026.
Kebakaran tersebut meninggalkan kerusakan pada fasilitas sekolah dan menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat laboratorium komputer merupakan salah satu fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran bagi para siswa.
Dalam kunjungannya, Plt Kadis Dikbud Malra didampingi Kapolsek Kei Besar bersama tim terkait. Mereka melakukan peninjauan sekaligus berkoordinasi untuk mengetahui kondisi dan penyebab terjadinya kebakaran.
“Kami sudah laporkan secara lisan juga ke Bapak Bupati dan pihak kementerian, dan selanjutnya kami akan menindaklanjuti dengan melaporkan secara resmi kepada Bapak Bupati dan Kementerian Dikdasmen,” terang Raudha.
Ia menjelaskan, dirinya juga telah mendapatkan instruksi langsung dari Bupati Maluku Tenggara untuk segera mengambil langkah-langkah antisipatif pascakebakaran.
Langkah tersebut dilakukan agar musibah kebakaran tidak sampai mengganggu aktivitas belajar-mengajar di SMP Yos Sudarso Waur.
“Kita akan melihat apa yang paling urgen untuk segera kita bantu. Kami berharap musibah ini tidak terlalu berdampak pada aktivitas pembelajaran di sana,” ujarnya.
Raudha menegaskan, pemerintah daerah akan melihat kebutuhan paling mendesak yang diperlukan pihak sekolah untuk mendukung keberlangsungan proses pembelajaran.

Selain itu, ia mengimbau seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah.
Menurutnya, pengecekan secara berkala terhadap seluruh fasilitas sekolah penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.
“Kami mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan agar lebih berhati-hati dan melakukan pengecekan terhadap seluruh sarana dan fasilitas yang ada di sekolah, sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” pungkasnya.(RB)
