Malraterkini.com .- Peta politik Kabupaten Maluku Tenggara mulai menjadi perhatian publik, meski tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) masih jauh,tahun 2031 mendatang. Sejumlah nama mulai
diperbincangkan sebagai figur potensial yang dinilai memiliki kapasitas untuk tampil dalam kontestasi politik daerah mendatang.

Salah satu nama yang mulai santer disebut di tengah percakapan politik masyarakat adalah Stepanus Layanan, S.IP, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Tenggara.
Nama Stepanus Layanan disebut-sebut dalam berbagai pembicaraan politik di tingkat masyarakat. Namun, sejauh informasi yang tersedia saat ini, wacana tersebut masih berada pada level aspirasi dan pembacaan politik masyarakat, bukan pencalonan resmi.
Aktivitas politik Stepanus Layanan dalam beberapa waktu terakhir juga membuat namanya tetap berada dalam perhatian publik. Pada September 2026, ia diberitakan sebagai Ketua DPRD Maluku Tenggara sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Maluku Tenggara dan dikukuhkan dalam struktur koordinasi Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI).
Posisi ganda sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah dan pimpinan partai politik menjadi salah satu faktor yang membuat gerak politik Stepanus Layanan menarik untuk diamati menjelang konstelasi politik daerah berikutnya.
Dari parlemen menuju eksekutif?
Munculnya nama Stepanus Layanan dalam bursa wacana politik 2031 memunculkan pertanyaan: apakah pengalaman di lembaga legislatif akan menjadi modal untuk memasuki arena eksekutif?
Sebagai Ketua DPRD Maluku Tenggara, ruang politik yang dimiliki Stepanus cukup strategis. Ia berada pada posisi yang memungkinkan dirinya berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat, pemerintah daerah, organisasi politik, serta elemen masyarakat sipil.
Di sisi lain, kepemimpinannya di DPC PDI Perjuangan Maluku Tenggara memberikan dimensi politik kepartaian yang berbeda. Jika wacana pencalonan tersebut berkembang lebih jauh, dinamika internal partai, komunikasi politik lintas partai, serta dukungan masyarakat akan menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.
Ketika ditanya terkait adanya dukungan akar rumput bagi dirinya, Stepanus Layanan menegaskan sebagai politisi tentu memiliki naluri berpolitik merebut kekuasaan untuk digunakan memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat. Demikian, pada Pilkada 2031 mendatang, ia tak menampik bakal maju sebagai bakal calon Bupati Maluku Tenggara.
“Kalau ditanya soal maju Pilkada, sebagai politisi tentu jawaban saya pasti maju. Karena sebagai politisi, kita diajarkan untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan untuk dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat,”tandas Stepanus kepada wartawan di Kantor DPRD Malra, Senin 21 September 2026.
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, keyakinan ikut dalam kontestasi Politik 2031 tak lain karena dirinya merupakan Ketua DPRD Maluku Tenggara dan Ketua DPC PDI Perjuangan.
“Saya punya modal sosial, punya modal finansial dan modal politik saya adalah Ketua DPRD dan ketua partai,” tandasnya.
Tak sebatas itu, modal politik lain yang dimiliki Stepanus Layanan, adalah, PDI Perjuangan sebagai partai politik pemenang Pileg 2024 dan Partai Pengusung utama pasangan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun – Carlos Viali Rahantoknam (MTH -VR) .
“Sebab itu, kalau ditanya maju Pilkada, saya maju sebagai Calon Bupati bukan sebagai Wakil Bupati. PDI Perjuangan sebagai partai pemenang Pileg 2024 dan PDI Perjuangan berhasil memenangkan pasangan MTH-VR sebagai Bupati dan Wakil Maluku Tenggara dan saya sebagai Ketua Tim Pemenangan sewaktu itu. Pada prinsipnya saya siap bertarung di Pilkada Maluku Tenggara tentu menunggu perintah dan keputusan partai,”pungkasnya. (TIM)
